Sebenarnya, aku selalu bertanya, lebih menarik mana...Bola atau Politik ? Apakah sepakbola, sehingga politik ikut ngrangsek ke lapangannya...? Atau politik, sehingga sepakbola pun memanfatkannya ?
Yang jelas....diantara keduanya ada media informasi. Media itulah yang dapat menggunakan keduanya untuk menarik, mengolahnya menjadi pemicu gelombang polemik.
Aku masih tidak tahu. Makanya, aku tidak bisa menyalahkan mana yang mesti bertanggungjawab jika sepakbola kita belum memberi kepuasan pada rakyat Indonesia.
Bagaimana kalau begini saja...entah bola atau politik...kita benahi saja apa yang paling dekat dengan kita. Pendidikan moral, eh, sekarang pendidikan karakter bangsa, ding.
Bukan aku mengatakan moral kita telah rusak, lho. Tapi...ya...memang sepertinya mau begitu sih.
Sungguh, aku hanya seorang ibu, yang kebetulan punya perhatian ke sepakbola, dengan 3 anak kecil. Kebetulan juga ada banyak anak orang lain, pribadi-pribadi tempat aku membagi sedikit ilmu kehidupan.
Bola atau politik...menang atau kalah...bukan masalah, yang aku inginkan, menjadi bangsa yang luhur budi pekertinya di semua segi kehidupan.
Jadi, semoga tak perlu lagi ada kepentingan sendiri yang mengorbankan orang lain, tak ada "wajah-wajah dusta yang tega tertawa sementara korban menjerit di kedua kakinya", dan para "informan" media informasi...anda juga punya peran penting membentuk kepribadian kami.
(Ternyata terpenuhi sebuah pemikiran seorang teman, bahwa aku akan menulis tentang Bula-bula Pulitik. He..hee...salam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar