Aku terbawa
Aku tertawa
Di bawah angkara
Gila
Ada sebuah doa
Meluncur dari mulutku
Padahal
Kau bawa hasratku
Sekarat.
LOVE AND MATHEMATICS CAN'T BE FAR. I'LL CREATE LOVE AS BEAUTIFUL AS MATHEMATICS, AND MATHEMATICS AS SIMPLE AS LOVE.
Sabtu, 13 Oktober 2012
PROSA MALAM II
Malam mulai berangsur melampaui larutnya. Dalam buaian semesta, di luar begitu pekat hitamnya. Sepinya mencengkeram erat sendi-sendi ragaku. Tetapi jiwaku sanggup berlepas darinya, mengembara....jauh ke tiap sudut penjuru. Hingga kutemukan garis dan titik-titik, menyebar tak beraturan. Kucoba rengkuh dan kumpulkan. Maka, terciptalah aneka kurva, terbuka dan tertutup. Mengarsirnya, dengan gurat-gurat sederhana. Meski samar, mulailah tampak suatu pola. Ahaa....itu sebuah wajah. Hmmmm......alisnya tebal memikat, seperti hutan gelap, ...menyesatkan jejak. Sepasang mata...bersinar tajam...membutakan pandangan. Katupan bibir rapat, menyimpan ribuan makna.....rahasia. Sebentuk rahang menyangga....kuat...siap melumat.
Aku terkesima. Aku membingkainya. Aku menata kata. Lalu tereja....sebaris nama biasa, yang meresahkan,.....mencapai hingga ke persembunyian hati.
Malam berlalu.
Embun terjerembab jatuh.
Lunglai jiwaku terserap pesonamu.
Malam berlalu.
Embun terjerembab jatuh.
Lunglai jiwaku terserap pesonamu.
Langganan:
Postingan (Atom)
MALU KITA
Sungguh mujarab ! Menjadi asyik maksiat Membuat sebab khianat Betapa dahsyat ! Meruntuhkan iman Menghapus peradaban.
-
INDIA NA oleh W Wt Hidayati pada 14 April 2011 jam 1:03 Ada sebuah dialog yang berkesan, yang menjadi memoarku sampai sekarang. Di...
-
Merindukan seorang teman, janganlah disempitkan bentuknya, sebagai pertalian hubungan lain jenis semata, dengan pasion masing-masing. Mes...
-
Engkau suka akan sunyi ? Ah, niscaya belum pernah kau mengalami sunyi sempit mengurung sepi berat menghimpit Dan belum pernah kau merasa...