Padahal dari awal aku memang tak begitu peduli, tapi.....kenapa jadi begini ?
Ketika dapodik dibidik hanya dari sisi "uang sertifikasi", banyak yang lupa tentang "perasaan".
Jika kubilang aku tak mementingkan "uang", aku sendiri pun tak mungkin percaya.
Sesungguhnya aku memang suka uang.
Tapi aku tak mau mengejarnya semata.
Rejeki telah Allah tetapkan, arah dan takarannya, tak siapapun bisa mengubahnya..
Jadi, kenapa mesti ribut-ribut soal itu ?
Karena siapapun membutuhkan kenyamanan dalam interaksi kesehariannya, maka, please.....!!!Bertoleransilah terhadap sekitar kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar